SD Permata Harapan 1 terus menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan budaya literasi melalui berbagai capaian dan dampak positif yang dirasakan oleh peserta didik maupun lingkungan sekolah.
- Konsistensi Pelaksanaan Literasi Harian
Sekolah berhasil menerapkan program literasi baca tulis dan numerasi secara rutin setiap hari Rabu selama 30 menit sebelum pembelajaran, sehingga terbentuk kebiasaan positif membaca, menulis, dan bernalar sejak dini pada peserta didik.
- Meningkatnya Minat Baca Peserta Didik
Peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan membaca dan menulis sederhana. Hal ini tampak dari meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan literasi kelas, pojok baca, dan pemanfaatan bahan bacaan di sekolah.
- Peningkatan Kemampuan Numerasi Dasar
Melalui literasi numerasi yang terintegrasi, peserta didik semakin terampil memahami konsep bilangan, pola, serta menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
- Terbentuknya Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab
Pelaksanaan literasi secara konsisten membangun kedisiplinan waktu, kemandirian belajar, serta tanggung jawab peserta didik dalam menyelesaikan tugas literasi sederhana.
- Lingkungan Sekolah yang Mendukung Budaya Literasi
Sekolah berhasil menciptakan suasana belajar yang kondusif, tenang, dan menyenangkan di pagi hari, sehingga literasi menjadi budaya sekolah, bukan sekadar program.
- Dampak Positif terhadap Proses Pembelajaran
Peserta didik menjadi lebih siap mengikuti pembelajaran, lebih fokus, dan lebih aktif bertanya maupun menyampaikan pendapat karena terbiasa membaca dan berpikir sebelum kegiatan belajar dimulai.
Prestasi literasi ini menjadi bukti bahwa SD Permata Harapan 1 serius membangun fondasi pendidikan yang kuat. Sekolah tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga menanamkan kebiasaan dan karakter literat sebagai bekal utama generasi masa depan
