SEKOLAH
LITERASI
NASIONAL

SD Permata Harapan 1

Tentang Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Tim Literasi Sekolah

Yohana Sri Seyekti B. Manalu, S.Pd

Koordinator Tim Literasi Sekolah

Intan Wahyuni, S.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

Mahisa Cempaka Dewi, S.Pd

Anggota Tim Literasi Sekolah

Anisa Septiani Kule Ibrahim, S.Pd

Anggota Tim Literasi Sekolah

Visi dan Misi Literasi Sekolah

Visi :

“Mewujudkan peserta didik SD Permata Harapan 1 yang literat, kritis, kreatif, dan berkarakter, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta bijak dalam memanfaatkan informasi di era digital.”

 

Visi ini menegaskan komitmen sekolah untuk membangun budaya literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga membentuk generasi yang mampu berpikir mendalam, memilah informasi, serta mengekspresikan ide secara positif dan bertanggung jawab sejalan dengan tantangan dan kebiasaan anak-anak di era modern saat ini.

Misi :

  • Menumbuhkan kebiasaan literasi sejak dini
    Membiasakan kegiatan literasi baca tulis dan numerasi secara rutin setiap hari Rabu selama 30 menit sebelum pembelajaran, sehingga membaca, menulis, dan bernalar menjadi bagian alami dari kehidupan belajar peserta didik.
  • Mengembangkan karakter pembelajar sepanjang hayat
    Melalui literasi, sekolah membentuk peserta didik yang rasa ingin tahunya tinggi, tidak mudah menyerah, serta mampu belajar secara mandiri karakter penting bagi Generasi Z yang hidup di tengah arus informasi yang cepat.
  • Menguatkan kemampuan berpikir kritis dan logis
    Mengintegrasikan literasi numerasi dan baca tulis untuk melatih peserta didik memahami masalah, menganalisis informasi, serta mengambil keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan zaman
    Menyajikan kegiatan literasi yang menarik, kontekstual, dan dekat dengan dunia anak masa kini, sehingga peserta didik tetap fokus, antusias, dan merasa bahwa belajar adalah kebutuhan, bukan paksaan.
  • Menanamkan nilai karakter dan etika bermedia
    Melalui literasi, peserta didik diarahkan untuk menggunakan informasi secara bijak, menghargai karya orang lain, serta mengembangkan sikap tanggung jawab, jujur, dan peduli.

Target Literasi Sekolah

  • Peserta Didik Literat dan Kritis

Dalam 5–10 tahun, seluruh peserta didik memiliki kemampuan baca tulis dan numerasi yang kuat sesuai jenjang, mampu memahami informasi, mengemukakan gagasan, serta menyelesaikan masalah sederhana secara logis dan kontekstual.

  • Budaya Literasi Digital yang Bijak

Terbentuk budaya penggunaan teknologi sebagai sarana belajar. Peserta didik mampu bermedia secara etis, memilah informasi yang benar, dan memanfaatkan media digital untuk kegiatan belajar dan berkarya.

  • Karya Literasi Peserta Didik Berkelanjutan

Terwujud karya literasi peserta didik secara berkala dalam bentuk cetak maupun digital, seperti antologi, majalah sekolah, jurnal numerasi, dan karya digital edukatif.

  • Program dan Prestasi Literasi Sekolah yang Kuat

Terselenggaranya program literasi berkelanjutan serta meningkatnya partisipasi dan prestasi sekolah dalam kegiatan literasi internal dan eksternal melalui kolaborasi guru, orang tua, dan lingkungan.

Galeri Kegiatan Literasi Sekolah

Prestasi Literasi

SD Permata Harapan 1 terus menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan budaya literasi melalui berbagai capaian dan dampak positif yang dirasakan oleh peserta didik maupun lingkungan sekolah. Sekolah berhasil menerapkan program literasi baca tulis dan numerasi secara rutin setiap hari Rabu selama 30 menit sebelum pembelajaran, sehingga terbentuk kebiasaan positif membaca,

Read More »
u3-kata-dilayar
Website Literasi Sekolah
sdpermataharapan1 sdpermataharapan1

Chat Kasar Bikin Teman Menjauh, Chat Baik Bikin Teman Dekat

Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2015). Bullying beyond the schoolyard: Preventing and responding to cyberbullying (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.

Kowalski, R. M., Limber, S. P., & Agatston, P. W. (2012). Cyberbullying: Bullying in the digital age. Malden, MA: Wiley-Blackwell.

Willard, N. E. (2007). Cyberbullying and cyberthreats: Responding to the challenge of online social aggression, threats, and distress. Champaign, IL: Research Press.

Kowalski, R. M., Giumetti, G. W., Schroeder, A. N., & Lattanner, M. R. (2014). Bullying in the digital age: A critical review and meta-analysis of cyberbullying research among youth. Psychological Bulletin, 140(4), 1073–1137.

UNICEF. (2020). Cyberbullying: What is it and how to stop it. New York: United Nations Children’s Fund.

Read More »
u3-stop-cyberbullying-1
Website Literasi Sekolah
sdpermataharapan1 sdpermataharapan1

Jempol Panas, Hati Bisa Terluka: Stop Cyberbullying pada Anak SD

Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2015). Cyberbullying prevention and response: Expert perspectives. New York: Routledge.

Kowert, R., & Quandt, T. (Eds.). (2016). The video game debate: Unravelling the physical, social, and psychological effects of video games. New York: Routledge.

Willard, N. (2007). Cyberbullying and cyberthreats: Responding to the challenge of online social cruelty, threats, and distress. Champaign, IL: Research Press.

UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. Paris: UNESCO.

Kowalski, R. M., Limber, S. P., & Agatston, P. W. (2012). Cyberbullying: Bullying in the digital age (2nd ed.). Malden, MA: Wiley-Blackwell.

Read More »

Program Literasi

Sekolah secara konsisten melaksanakan Program Literasi Baca Tulis dan Numerasi sebagai bagian dari budaya belajar. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Rabu selama 30 menit sebelum pembelajaran dimulai, sehingga peserta didik memulai hari dengan suasana belajar yang tenang, fokus, dan bermakna. Dalam literasi baca tulis, peserta didik dibiasakan membaca berbagai bahan

Read More »